BLANTERORBITv102

    5 Situs Peninggalan Sejarah di Bengkulu

    Kamis, 02 Februari 2023
    Benteng Marlborough
    Situs Sejarah di Kota Bengkulu
    Kota Bengkulu selain memiliki obyek wisata alam yang menakjubkan, salah satunya adalah pantai panjang. Kota Bengkulu yang pernah dijajah Inggris hingga belanda serta pernah menjadi tempat pengasingan presiden pertama indonesia Ir Soekarno menyimpan berbagai situs sejarah yang masih terawat sampai saat ini.

    berikut adalah lima situs peninggalan sejarah yang ada di Kota Bengkulu yang bisa anda kunjungi saat berada di Kota Bengkulu.

    1. Rumah Pengasingan Bung Karno

    rumah bung karno
    Rumah Pengasingan Bung Karno
    Situs peninggalan sejarah pertama yang ada di Kota Bengkulu adalah rumah pengasingan Soekarno. Situs ini berada di jalan Anggut Atas Kecamatan Gading Kecamatan Gading Cempaka.

    Dulunya rumah ini milik seorang pedagang tionghoa yang bernama Lion Bwe Seng yang kemudian disewa oleh Belanda dan dijadikan tempat tingga sang proklamator selama diasingkan di Bengkulu sejak tahun 1938 hingga 1942.

    Untuk masuk ke dalam situs sejarah ini, pengunjung akan dikenakan tarif Rp 5 ribu. Rumah pengasingan Bung Karno ini masih menyimpan sejumlah barang-barang berharga milik sang proklamotor seperti baju, buku hingga beberapa perabotan yang digunakan setiap harinya mulai dari meja dan kursi tamu hingga tempat tidur yang digunakan Bung Karno

    2. Masjid Jamik

    masjid jamik
    Masjid Jamik Kota Bengkulu (instagram/@oganphotograph)
    Situs sejarah yang kedua yang ada di Kota Bengkulu adalah Masjid Jamik. Masjid yang berada ditengah-tengah Kota Bengkulu ini yaitu di ujung jalan Soeprapto yang merupakan pusat perdagangan di Kota Bengkulu.

    Masjid Jamik ini merupakan masjid yang direnovasi oleh Presiden RI pertama Ir Soekarno yang menjalani pengasingan di Kota Bengkulu dari  tahun 1938 hingga 1942. Dulunya masjid ini hanya bangunan kecil bernama Surau Lamo. Kemudian oleh Ir Soekarno direnovasi dan menjadi sebuah masjid yang bentuknya dipertahankan sampai saat ini dan menjadi salah satu situs sejarah yang ada di Kota Bengkulu.

    3. Benteng Marlborough

    Benteng Marlborough
    Benteng Marlborough
    Benteng Marlboroug adalah situs sejarah selanjutnya yang bisa anda kunjungi saat berada di Kota Bengkulu. Benteng ini merupakan peninggalan Inggris saat menjajah Bengkulu. Benteng Marlboroug dibangun pada tahun 1713 sampai 1719 pada oleh pemerintah Inggris.

    Benteng Marlborough yang bila dilihat dari atas menyerupai kura-kura ini  merupakan benteng pertahanan Inggris yang dibangun oleh East India Company (EIC). Benteng ini berada dilahan seluas 44 ribu m2 dengan ukuran fisik benteng sekittar x 170 m. 

    Ketinggian dinding dari Benteng Marlborough ini bervariasi mulai dari 8 sampai 8,5 meter dengan ketebalan mula dari 1,85 sampai 3 meter. Sebagai benteng pertahanan Benteng Marlborough dilengkapi dengan 72 meriam. Dibagian dalam benteng tersusun atas beberapa bangunan yang pada masanya memiliki sejumlah fungsi mulai dari kantor, barak hingga penjara.

    Untuk masuk ke Benteng Marlborough ini, wisatawan akan dikenakan tarif Rp 5 ribu baik untuk anak-anak maupun dewasa. Selain masih menyimpan meriam-meriam yang digunakan sebagai pertahanan pada masanya, didalam benteng ini juga menyimpan banyak peninggalan-peninggalan sejarah di Provinsi Bengkulu.

    4. Tugu Thomas Parr

    Tugu Thomas Parr
    Tugu Thomas Parr (instagram/@baka.neko.baka)
    Situs sejarah di Kota Bengkulu selanjutnya adalah Tugu Thomas Parr. Situs ini berada di di Jalan Ahmad Yani, di subdistrik Kampung Cina di Kota Bengkulu. 

    Tugu Thomar Parr ini berada dipinggir jalan utama Kota Bengkulu dan hanya berjarak sekitar 170 meter dari Benteng Marlborough. Tugu ini dibangun oleh pemerintahan Inggris pada tahun 1808 untuk memperingati terbunuhnya Thomas Parr, Residen Inggris di Bengkulu yang terbunuh pada 1807 karena perlawanan rakyat Bengkulu.

    Tugu Thomas Parr yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai "kuburan bulek" ini berbentuk oktagonal berada di lahan seluas 70 m2. Tugu ini memiliki ketinggian beberapa meter dan dibagian atasnya berbentuk kubah.

    5. Tugu Robert Halminton

    Tugu Robert Halminton
    Tugu Robert Halminton
    Situs sejarah terakhir yang ada di Kota Bengkulu adalah Tugu Robert Halminton. Monumen ini berbentuk obelisk beralas kotak berada di pertigaan yang menghubungkan kawasan Pasar Melintang, Pasar Baru, dan Anggut dimana lokasi tugu ini tak jauh dari Masjid Agung At Taqwa

    Sama halnnya dengan Tugu Thomas Parr, Tugu Robert Halminton juga dibangun oleh pemerintah Inggris untuk mengenang tewasnya Robert Hamilton, seorang prajurit angkatan laut Kerajaan Inggris berpangkat Kapten. Robert Hamilton terbunuh pada tanggal 15 desember 1793 saat rakyat Bengkulu melakukan perlawan terhadap penjajahan Inggris.

    Oleh masyarakat setempat, Tugu Robert Halminton ini disebut sebagai "Tugu Tebek", dimana di tugu tersebut Pada monumen tersebut terdapat prasasti berbunyi:

    “Underneath this obelisk are interred the Remains of CAPTAIN ROBERT HAMILTON who died on the 15th of Dec’ 1793 at the Age of 38 Years in the Command of the Troops and Second Member of the Government.”