BLANTERORBITv102

    Bengkulu Kembali Gelar Festival Tabut 2023, ini Jadwalnya

    Selasa, 11 Juli 2023
    Festival Tabut
    Festival Tabut Bengkulu (instagram/@kumaedi07)

    SUDUTWISATA.COM- Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama pihak-pihak terkait akan melaksanakan kegiatan tahunan di Provinsi Bengkulu yaitu Fetival Tabut.

    Festival Tabut Tahun 2023 telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

    Festival Tabut 2023 ini akan di mulai tanggal 18 Juli atau 1 Muharram dan akan berlangsung selama 10 hari. Dalam kegiatan Festival Tabut 2023 ini selain kegiatan ritual yang dilaksanakan oleh Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) Bencoolen juga akan dilaksanakan sejumlah kegiatan lainnya.

    BACA JUGA: Tabot Bengkulu, Sejarah dan Prosesi Ritual

    BACA JUGA: 5 Situs Peninggalan Sejarah di Bengkulu

    Pelaksanaan Festival Tabut 2023 dipastikan akan meriah karena berbagai kegiatan akan dilaksanakan mulai dari atraksi budaya Bengkuu, bazar hingga pameran.

    Kegiatan yang disiapkan untuk memeriahkan Festiva Tabut 2023 tersebut seperti tari kolosal tradisional dan modern, penampilan pakaian adat kabupaten / kota yang ada di Provinsi Bengkulu hingga penampilan baron landong dan Ondel Ondel Betawi dari Jakarta.

    Sementara itu, untuk ritual adat yang akan dilaksanakan dalam Festival Tabut adalah

    1. Mengambil Tanah 

    Upacara mengambil tanah ini berlangsung pada malam tanggal 01 Muharram, yaitu mulai  pukul 22.00 Wib. Lokasi pengambilan tanah ini ada di dua tempat di Keramat Tapak Paderi dan Keramat Anggut.

    Upacara mengambil tanah ini diibaratkan sebagi tanda melakukan musyawarah dalam menghadapi peperangan, upacaranya dilengkapi dengan sesajen berupa bubur merah putih, gula merah, sirih 7 subang, rokok 7 batang, air kopi pahit, air serabot (jahe), air susu sapi murni, air cendana dan air selasih, kemudian sesajen dido’akan dan ditinggalkan di lokasi pengambilan tanah. Sesudah sesajen dido’akan, mengambil tanah dua kepal, sekepal diletakkan di Gerga yang diibaratkan sebagai Benteng

    2. Duduk Penja

    Duduk penja merupakan ritual mencuci jari-jari, penja merupakan benda yang menyerupai tangan manusia lengkap dengan jari-jarinya dan terbuat dari kuningan, perak atau tembaga.

    Dalam ritual ini, penja akan dicuci menggunakan air limau, kegiatan mencuci jari-jari ini dilaksanakan pada tanggal 5 Muharram sekitar pukul 16.00 WIB. Peralatan yang digunakan saat duduk penja ini air kembang, air limau nipis, sesajen

    Dalam ritual ini juga disiapkan sejumlah sesajen mulai dari nasi kebuli 1 porsi, emping beras 1 piring, pisang emas 1 sisir, tebung 1 potong, kopi pahit 1 gelas, air serobat 1 gelas, dan dadih 1 gelas.

    BACA JUGA: 10 Tempat Wisata di Lebong Bengkulu, Nomor 7 Wajib Dicoba

    BACA JUGA: 7 Air Terjun di Lebong yang Wajib Dikunjungi

    3. Menjara

    Ritual menjara adalah ritual saling berkonjung antara kelompok tabut satu dengan kelompok tabut lainnya untuk bertanding alat musik dol. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 muharram dimulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Dimana pada tanggal 6 kelompok tabut bangsal mendatangi kelompok tabut barkas dan pada tanggal 7 muharram sebaliknya, kelompok tabut barkas yang mendatangi kelompok tabot bangsal.

    4. Meradai

    Ritual selanjutnya yaitu meradai atau mengambil dana. Kegiatan meradai ini dlakukan oleh petugas yang dinammakan jola. Jola ini tediri dari anak-anak berusia 10-12 tahun, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Muharram mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.000 WIB. Dalamn kegiatan Meradai ini peralatan yang dibawa mulai dari panji, tombak bermata ganda, tas atau kambut, karung gandum, dan tessa.

    5. Arak Penja 

    Arak Penja atau arak jari-jari merupakan ritual mengarak jari-jari atau penja yang diletakkan didalam tabut. Arak penja ini dilakukan di jalan-jalan utama Kota Bengkulu dan dilaksanakan pada tanggal 8 Muharram mulai dari pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

    Dalam  kegiatan ini sejumlah sesajen disiapkan mulai nasi kebuli 1 porsi, kopi pahit 1 gelas, air serobat 1 gelas, telur dadar 1 buah, lauk pauk 7 piring dengan 7 macam jenis lauk.

    6. Arak Seroban 

    Ritual Arak Seroban ini merupakan ritual mengarak penja yang dilengkapi sengan Serban atau Sorban putih.a Serban ini diletakkan pada tabot coki atau tabot kecil. Tabot coki ini dilengkapi dengan panji-panki berwana putih, hijaua atau biru yang bertuliskan nama Hasan dan Husain. Kegiatan ini dilaksanakan pada malam 9 Muharram mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

    BACA JUGA: 15 Air Terjun Eksotis di Kepahiang Bengkulu

    BACA JUGA: 8 Air Terjun yang Ada di Kota Curup

    7. Gam

    Ritual gam adalah masa tenang dalam ritual tabut yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Dalam ritual gam ini keluarga tabut tidak boleh melaksanakan kegiatan apapupun termasuk membunyikan dol dan tassa tidak boleh dilakukan. Jadi masa gam dapat juga disebut masa tenang sesuai dengan nama yaitu Gam yang berasa dari kata Ghum yang berarti tertutup atau terhalang.

    8. Arak Gedang

    Kegiatan arak gedang ini dilaksanakan pada Malam 10 Muharram yang dimulai pukul 19.00 WIB. Dalam ritual ini dilaksanakan pelepasan Tabut Besanding di markas masing-masing. Setelah itu dilanjutkan dengan arak gedang yaitu masing-masing kelompok tabot akan berarak dari markas atau gerga masing-masing dengan menempuh rute yang telah ditentukan kemudian bertemu pada satu titik sehingga membentuk arak gedang atau pawak akbar.

    Setelah kegiatan arak gedang, kemudian kelompok-kelompok tabut akan bergerak kemudian berkumpul di lapangan Merdeka Kota Bengkulu sebagai lokasi utama Festival Tabut.

    9. Tabut Besanding

    Prosesi Tabut Besanding merupakan prosesi setelah arak gedang yang dilaksanakan pada malam tanggal 10 Muharram. Dimana dalam prosesi ini seluruh tabut dibariskan bershaf istilah lokal disandingkan, karenanya acara ini dinamakan Tabut Besanding.

    10. Tabut Tebuang

    Tabut Tebuang merupakan ritual puncak dari ritual tabut, dimana kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Prosesi tabut tebuang ini dilakukan setelah pada malamnya tabut besanding di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu.

    BACA JUGA; 8 Air Terjun Tertinggi di Bengkulu

    BACA JUGA: 12 Tempat Wisata di Curup Bengkulu

    Para prosesi tabut tebuang ini, rombongan tabut akan dilepas dari lepangan Merdeka untuk berjalan menuju kompel pemakaman umum Karbela yang ada di Kelurahan Padang Jati. Pemakaman karbela menjadi lokasi ritual tabot tebuang karena dipemakamam ini tempat dimakamkannya Imam Senggola sebagai pelopor ritual Tabut di Bengkulu.